Mari Belajar Dasar – Dasar Pemograman Arduino Sahabat Indobot


     Halo Sahabat Indobot , di Artikel kali ini kita akan membahas tentang dasar – dasar Pemograman Arduino, nah, bagi kalian yang baru  belajar ardunio dan ingin tahu tentang macam – macam ardunio, kalian bisa klik disini dulu sahabat indobot.

     Nah, Mari Kita mulai , yang pertama dari bahasa yang digunakan ya, kira – kira bahasa yang digunakan apa sahabat Indobot ? Di ardunio ini , bahasa pemrograman Arduino mirip bahasa C yang digunakan pada AVR. Akan tetapi lebih sederhana, dan lebih mudah untuk dipelajari. Ada yang bilang juga bahwa bahasa pemrograman Arduino adalah bahasa processing, bahasa ini mudah dan tidak sulit dipahami bagi kalian yang baru belajar ardunio.

Oke , pada artikel kali ini saya ingin mengajak sahabat Indobot untuk belajar Bahasa Pemrograman Dasarnya. Penting sekali, supaya saat dipembahasan selanjutnya kita bisa lanjut ke contoh program. dan Sahabat Indobot sudah bisa memahami dan tidak bingung, karena sahabat indobot sudah tahu dasarnya.

sumber gambar : galeri pribadiNah, Semua kode program yang ada dalam void setup akan dibaca sekali oleh Arduino. Biasanya isinya berupa kode perintah untuk menentukan fungsi pada sebuah pin. Contoh kodenya seperti:

sumber gambar : galeri pribadiWah, masih bingung ya sahabat Indobot ?, bagaimana kalau kita mulai dengan membahas kode – kode yang tertulis terlebih dahulu ?, memang untuk belajar ardunio ini, kita harus mulai dari basicnya.

Mari kita mulai dari Variable ya !

VARIABLES

Variabel adalah kode program yang digunakan untuk menyimpan suatu nilai pada sebuah nama. Yang biasa digunakan diantaranya adalah Integer, Long, Boolean, Float, Character.

int (integer)
Variabel yang paling sering digunakan dan dapat menyimpan data sebesar 2 bytes (16 bits).

long (long)
Biasa digunakan jika nilai datanya lebih besar dari integer. Menggunakan 4 bytes (32 bits).

boolean (boolean)
Variabel yang hanya menyimpan nila TRUE dan FALSE saja. Hanya menggunakan 1 bit saja

float(float)
Digunakan untuk floating point pada nilai decimal. Memory yang digunakan 4 bytes (32 bits).

char(character)
Menyimpan character berdasarkan ASCII kode (contoh: ‘A’=65). Menggunakan 1 byte (8 bits).

Nah, itu dulu ya sahabat Indobot materi belajar ardunio untuk kali ini, eits tenang untuk pembahasan lengkapnya akan dibahas pada materi selanjutnya, makanya bookmark dulu website kita dan tunggu update an dari kita ya ! 😀


Like it? Share with your friends!

0