Membuat Luxmeter Digital Menggunakan Arduino


Hai teman-teman, kali ini kita akan membahas luxmeter digital. Ada yang tau nggak apa itu luxmeter digital?

Luxmeter adalah alat yang digunakan untuk mengukur intensitas cahaya atau tingkat pencahayaan. Biasanya digunakan dalam ruangan. Kebutuhan pencahayaan setiap ruangan terkadang berbeda. Semuanya tergantung dan disesuikan dengan kegiatan yang dilakukan.

Untuk membuat luxmeter bisa menggunakan banyak cara. Kali ini saya akan memanfaatkan sensor LDR sebagai pembaca cahaya dan LED RGB sebagai indicator. Cara kerjanya sebagai berikut:

  • Saat LDR membaca intensitas cahaya < 35 makan LED RGB akan menyala hijau, 
  • Saat LDR membaca intensitas cahaya > 35 – < 70 makan LED RGB akan menyala Biru, 
  • Saat LDR membaca intensitas cahaya > 70 makan LED RGB akan menyala Merah.

Untuk membuat luxmeter dibutuhkan beberapa komponen sebagai berikut:

  • 1 Arduino UNO
  • 1 LCD 16 x 12
  • 2 Project Board 400 hole
  • 1 Potentiometer 10K
  • LED RGB
  • Sensor LDR
  • Resistor 10K
  • Kabel Jumper Secukupnya

Untuk mendapatkan bahan yang diperlukan bisa klik disini!

Arduino sebagai pengendali micro single-board yang akan menampilkan nilai dari intensitas cahaya. Potentiometer digunakan untuk mengatur contrast LCD, Resistor sebagia pullup LDR. LDR sebagai pembaca cahaya dan LED sebagai Indikator. Untuk skema rangkaian bisa dilihat pada gambar dibawah ini:

Alokasi pin:

LCD ARDUINO
Vss GND
Vcc +5V
V0
Rs Pin 13
R/W GND
E Pin 12
DB0
DB1
DB2
DB3
DB4 Pin 11
DB5 Pin 10
DB6 Pin 9
DB7 Pin 8
V+BL +5V
V-BL GND
POTENTIOMETER ARDUINO PIN LCD
Terminal 1 GND
Terminal 2 V0 V0
Terminal 3 +5V
LED RGB ARDUINO
R 5
G 6
B 7
GND DND
LDR ARDUINO
Pin1 A0
Pin2 GND
RESISTOR LDR ARDUINO
Pin1 LDR A0
Pin2 GND

Jika rangkaian sudah sesuai maka buatlah program di arduino. Berikut adalah program untuk rangkaian Luxmeter:

#include 

LiquidCrystal lcd(8,9,10,11,12,13);

void setup() {

  // put your setup code here, to run once:

lcd.begin(16, 2);

pinMode(A0, INPUT);

pinMode(5,OUTPUT);

pinMode(6, OUTPUT);

pinMode(7, OUTPUT);

}

void loop() {

  // put your main code here, to run repeatedly:

int intensitas;

intensitas= analogRead(A0)/4;

if(intensitas<35)

{

digitalWrite(5,LOW);

digitalWrite(6,LOW);

digitalWrite(7,HIGH);

}

else if(intensitas>=35&&intensitas<70)

{

digitalWrite(5,LOW);

digitalWrite(6,HIGH);

digitalWrite(7,LOW);

}

else if(intensitas>=70)

{

digitalWrite(5,HIGH);

digitalWrite(6,LOW);

digitalWrite(7,LOW);

}

lcd.setCursor(1,0);

lcd.print(“intensitas = “);

lcd.setCursor(3,1);

lcd.print(intensitas);

lcd.print(“lumen “);

}

Bagaimana? mudah bukan?

Jika anda ingin mencari tutorial lainya secara gratis bisa cek disini!

Jika kalian membutuhkan ebook bisa download gratis disini!

Jika anda masih kesulitan dalam belajar Arduino bisa baca artikel Cara Belajar Arduino untuk Pemula

Jangan sungkan-sungkan untuk bertanya di kolom komentar dan juga  share postingan ini ke teman-teman kalian ya. Sampai jumpa di Artikel berikutnya ya…


Like it? Share with your friends!

0
novika arini

Bronze

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Choose A Format
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format