Smart City merupakan salah satu implementasi IoT di Indonesia. Banyak kota di Indonesia yang sudah menerapkan teknologi smart city ini. Objek dari Program Smart City di Indonesia adalah masyarakat, pemerintah dan infrastruktur kota. Pada intinya Smart City ini bertujuan untuk mengintegrasikan informasi dari ketiga objek diatas untuk pelayan yang efisien. Lalu bagaimana cara mengintegrasikan masyarakat pemerintah dan  infrastruktur kota? Salah satunya adalah dengan membuat aplikasi. Lantas apakah kota yang memiliki banyak aplikasi bisa disebut Smart City? Jawabannya bisa iya dan bisa tidak. Memiliki banyak aplikas bukan merupakan indikator dari Smart City. Tetapi bisa digunakan sebagai acuan menuju perkembangan teknologi Smart City.

Setiap kota pastinya memiliki permasalahan yang berbeda beda. Untuk dapat mengaplikasikan Smart City di Indonesia tidaklah mudah, setiap kota memiliki cara tersendiri dalam menerapkan Smart City. Belum tentu metode yang berhasil diterapkan di Jakarta berjalan lancar di kota lain. Di Jakarta pengmbangan Smart City ini berfokus pada transportasi publik. Banyak aplikasi yang dibuat untuk memudahkan warga Jakarta untuk mengakses informasi tentang transportasi massal. Untuk daerah yang rawan bencana, aplikasi yang dibuat berfokus pada informasi tentang bencana dan rute evakuasi bisa jauh lebih solutif. Berikut ini adalah 6 indikator Smart City, yaitu :

1. Smart Economy

Hal ini dapat dilihat dari bagaimana cara pemerintah dan masyarakat bekerja sama untuk menarik investor dan meningkatkan daya Tarik  kota. Dengan memanfaatkan teknologi yang tersedia, banyak peluang usaha baru yang muncul dan tak jarang menghasilkan solusi yang efektif untuk suatu masalah perkoaaan. Hal ini dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi, dan keuntungan lainya

2. Smart Environment

Waste management, water management, dan energi alternatif yang ramah lingkungan menjadi object untuk dikembangkan. Misalnya, kini pemerintah Indonesia sedang gencar mengurangi sampah plastik. Berbagai cara telah dilakukan, salah satunya adalh dengan mengembangkan sampah plastic sebagai bahan campuran aspal untuk jalanan.

3. Smart Government

Pemerintah sebagai salah satu agen terpenting dalam Smart City, pemerintah harus dapat memfasilitasi perubahan dan perkembangan social dengan baik. Misalnya, lewat regulasi ekonomi strategis yang dibuat untuk mendorong perkembangan UKM dan Industri Kreatif.

4. Smart Living

Smart living bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Memberikan fasilitas berupa informasi tentang Kesehatan, mengembangkan kurikulum melek digital, dn mengembangkan fasilitas ramah difabel merupakan cara untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Misalnya dengan melek digital masyarakat dapat mengurangi penyebaran berita bohong yang marak terjadi di Indonesia.

5. Smart Mobility

Smart Mobility ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas transportasi bagi masyarakat. Sebagai kota yang memiliki tingkat kemacetan yang sangat tinggi, pemerintah kota Jakarta membuat MRT dan LRT yang bertujuan untuk mengurangi angka kemacetan tersebut.

6. Smart People

Indikator yang terakhir adalah Smart People, Bagaimana mewujudkan Smart City jika masyarakat di Indonesia belum Smart? Semua indikator kuncinya ada pada masyarakat dan pemerintah nya. Tanpa ada Kerjasama yang baik dari kedua belah pihak, mustahil smart city di Indonesia berjalan dengan baik.

Mau belajar Internet of Things tapi bingung apa aja yang harus dipersiapkan? Cek artikel berikut, klik disini.

Kalian tentunya penasaran kan dengan Kota di Indonesia yang sudah mulai menerapkan teknologi Smart City ini? Berikut adalah 5 kota yang sudah mulai menerapkannya:

1. Jakarta

jakarta smart city

Penerapan Smart City Lounge merupakan pusat kontrol dan mampu menerima pengaduan masyarakat mengenai masalah macet, banjir, sampah, kriminalita, pelayanan public dan masalah lain di Ibukota.

2. Makassar

Kota yang mampu memantau kemacetan dan sistem pembayaran parkir yang sudah on the track. Tak hanya itu makassar juga memiliki Makassar Smart Card yang dapat digunakan untuk kepentingan dalam urusan pemerintah dan pembayaran.

3. Surabaya

Salah satunya adalah konsep traffic light yang diatur dengan CCTV dan Integrated Traffic System Management, dimana ketika antrean Panjang di depan lalu lintas, maka secara otomatis lampu berwarna merah akan berjalan lebih pendek.

4. Bandung

Konsep smart city yang meliputi Hay U untuk perizinan online, SIP untuk rapor Camat oleh warga, Citizen Complaint Online, Silakip untuk memonitoring kerja Pemkot dan penggunaan sosial media Twitter sebagai ajang komunikasi warga.

5.       Denpasar

Damamaya Denpasar Cyber Monitor dengan beberapa aplikasi Smart City yang disinergikan dalam satu ruangan. Meliputi bencana dengan nomor gawat darurat 112, pemantauan banjir, ATCS, Pengaduan Rakyat Online Denpasar, Geografik Informasi Sistem, dan E-Sewaka Dharma

Smart City di Indonesia merupakan program pengembangan berkelanjutan yang bertujuan untuk memberikan kemudahan dalam mengakses Informasi. Aktor utama dalam pengembangan smart city itu adalah masyarakat itu sendiri, karena masyarakat adalah end-user dari program smart city di Indonesia. Semoga Smart City di Indonesia terus Berkembang sehingga dapat meningkatan kesejahteraan Masyarakat.

Jika kalian ingin lebih memperdalam belajar IoT bersama ratusan teman lainnya dan tentor berpengalaman, silahkan join Kursus Online Internet of Things dari Indobot Academy. Sebagai bonus karena kalian sudah share artikel ini, kami akan memberikan KODE KUPON Pendaftaran spesial untuk kalian. Buruan share artikel ini dan join kursusnya!

Referensi : softwareseni.co.id, sis.binus.ac.id, dan gamatechno.com

Tinggalkan Komentar