Perkembangan teknologi semakin pesat dari waktu ke waktu. Dulu mungkin kita hanya bisa melihat tentang teknologi canggih di film fiksi. Namun kini berbagai alat yang sudah dilengkapi dengan kecanggihan teknologi sudah dapat kita gunakan dalam kehidupan kita. Mulai dari mobil pintar (smart car) yang bisa jalan sendiri ke berbagai tujuan tanpa pengemudi manusia. Hingga mesin pintar semacam Alexa yang bisa mengingatkan kamu untuk melakukan hal sesuai jadwal. Seluruh teknologi terbaru ini adalah bagian dari Internet of Things. Kalian tentunya penasaran dengan bagaimana sejarah atau terbentuknya Internet of Things? Pada artikel kali ini kita akan membahas hal itu supaya kamu tidak penasaran lagi.

Tahun 1990

Pada tahun 1990, John Ramkey bekerja sama dengan Simon Hackett menciptakan sebuah alat pemanggang roti yang terhubung ke Internet dengan Jaringan TCP/IP, dan dikendalikan dengan basis Informasi Management Protokol Management Jaringan Sederhana (SNMPMIB), dengan satu control, untuk menyalakan daya, dan kegelapan roti panggang dikendalikan oleh berapa lama daya disimpan. Namun manusia tetap harus memasukan roti ke dalam alat tersebut. Pada 1999 perangkat ini dikembangkan dengan menambah interop yang merupakan robot yang dikemdalikan melalui internet, yang memungkinkan mengambil roti dan menjatuhkan ke perangkat tersebut. Sehingga mesin dapat bekerja secara end to end.

Tahun 1999

Kevin Aston (source : images.google)

Tahun 1999, Kevin Ashton menciptakan The Internet of Things, direktur eksekutif Auto IDCentre, MIT. Mereka juga menemukan peralatan berbasis RFID global yang sistem identifikasi pada tahun yang sama. Penemuan ini disebut sebagai sebuah lompatan besar dalam commercializing IoT.

Tahun 2000

Pada tahun 2000, LG (Lucky and Goldstar) yang merupakan perusahaa multinasional dari Korea Selatan mengumumkan rencana menciptakan kulkas pintar yang akan menentukan sendiri apakah bisa atau tidak makanan yang tersimpan didalamnya diisi ulang.

Tahun 2008

Pada tahun 2008 kelompok perusahaan meluncurkan IPSO Alience untuk mempromosikan penggunaan Internet Protocol (IP) dalam jaringan dari “Smart Object” dan mengaktifkan Internet of Things.

Pada tahun 2008 FCC menyetujui pengggunaan “White Space Spectrum”. Akhirnya  peluncuran IPv6 di tahun 2011 memicu perkembangan besar di bidang Internet of Things, perkembangan ini didkung oleh perusahaan besar seperti Cisco, IBM, Ericson. 

Jadi, dari artikel ini, kita dapat menyimpulkan bahwa perkembangan Internet of Things sudah berjalan selama kurang lebih 30 tahun, dan pada saat ini hampir semua peralatan yang kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari dapat dikendalikan dengan Internet of Things, yang mana mayoritas proses dilakukan dengan sensor.  Peran sensor ini adalah mengkonversi data fisik mentah menjadi sinyal digital dan mengirimkan ke pusat control. Dengan cara tersebut, kita bisa memonitor perubahan lingkungan jarak jauh di setiap bagian dunia melalui internet.

Buat kamu yang ingin mempelajari lebih dalam tentang Internet of Things, kamu bisa bergabung bersama kami di Kursus Online IoT di Indobot Academy. Kamu akan mendapatkan materi yang lengkap dan tentunya mudah untuk dipahami. Langsung daftar dengan cara klik link disini.

 

 

Referensi : binus.ac.id

7 Comments

Tinggalkan Komentar