Arduino dan IoT atau Internet of Thing tentunya sudah tidak asing lagi bagi kita. Tapi sebenarnya apa sih perbedaan dari keduanya. Okay kita akan bahas satu per satu yaa..

Secara konsep keduanya jelas berbeda. Arduino merupakan suatu hardware kontroler yang memiliki software pemrograman yang bersifat open source. Arduino dirancang untuk memudahkan penggunaan elektronik dalam berbagai bidang. Hardwarenya memiliki prosesor Atmel AVR dan softwarenya memiliki bahasa pemrograman sendiri, yaitu bahasa C. Jenis hardwarenya pun bermacam-macam, ada Arduino Uno, Arduino Nano dan yang lainnya.

Sedangkan Internet of Things merupakan sebuah konsep teknologi yang memiliki kemampuan untuk mentransfer data melalui sebuah jaringan tanpa memerlukan adanya interaksi manusia ataupun dari manusia ke perangkat komputer. Contohnya adalah device pembuka pintu otomatis, dimana pintu dapat kita buka hanya dengan perintah melalui smartphone. Untuk mengakses tutorial project IoT “Pembukan Pintu Otomatis” silahkan klik disini.

Untuk bisa menerapkan konsep IoT menjadi sebuah device seperti yang telah dijelaskan pada project IoT di atas, kita bisa menggunakan hardware Arduino untuk membuanya.

Jadi Arduino adalah sebuah device dan IoT adalah sebuah konsep.

Lalu bagaimana jika kita ingin mempelajari Internet of Things? Apakah harus mempelajari Arduino terlebih dahulu?

Pertanyaan menarik. Dan jawabannya adalah, IYA. Coba bayangkan, bagaimana kita bisa membuat sebuah project Internet of Things jika kita belum bisa mengoperasikan devicenya, dalam hal ini Arduino ya. Dalam Arduino, kita akan belajar mengenai fitur-fitur yang terdapat pada hardwarenya serta bahasa pemrograman C melalui software Arduino IDE. 

Untuk dapat mempelajari Arduino, kamu bisa mengikuti kelas onlinenya disini, dan jika kamu ingin belajar membuat project-project Internet of Things, kamu juga bisa mempelajarinya melalui kursus online IoT berikut ini. Gunakan juga kode kupon untuk mendapatkan penawaran spesial investasi pendaftaran kursus online!

 

Tinggalkan Komentar